MIRIS!! Diduga Uang Kordinasi Kurang, Oknum Polisi di Waykanan Intimidasi 6 PL dan Bawa 1 ke Hotel

[gspeech]

Diduga Uang Kordinasi Kurang, Oknum Polisi di Waykanan Intimidasi dan Bawa 1 dari 7 Pemandu Lagu ke Hotel

 

Bacaan Lainnya

WAYKANAN,LAMPUNG //

Peristiwa yang mengejutkan publik mencoreng institusi polri, pasalnya diduga kuat salah satu oknum Sat-Narkoba polres Waykanan Intimidasi pemandu lagu lestari karoke. dan diterangkan semua itu di lakukan dugaannya karna kurangnya uang kordinasi.

KETERANGAN 6 PEMANDU LAGU LESTARI KAROKE SAAT DI RUANGAN ISOLASI SEMENTARA POLRES WAYKANAN ( TANPA BARANG BUKTI DI GELANDANG KE MAPOLRES ).

 

 

Peristiwa pengancaman, membatasi hak orang lain dan intimidasi tersebut terjadi pada Jumat 9/5/25 malam Sabtu, pada saat oknum polisi polres Waykanan tersebut melangsungkan razia di lestari karoke yang berada di jalan lintas Sumatra kampung Way Pisang, kecamatan Way Tuba.

 

Dalam berlangsungnya kegiatan tersebut oknum polisi berhasil mengamankan 7 pemandu lagu setelah selesai di cek urin, tanpa adanya barang bukti yang di temukan di lestari karoke ke 7 PL tersebut hendak di bawa ke mapolres Way Kanan sembari berkata “setelah selesai ini jangan lagi kalian kerja di sini (karoke lestari), cari kerja di tempat lain. karena karoke lestari akan kami buat tidak tenang dan sampai tutup,”ucapnya.

 

“Mana uang kordinasi nya kurang, kalau kita Ngerum tidak pernah ada diskon makanya mau kita Gra-dak terus,”imbuh oknum kepada 6 PL.

 

Lebih lanjut, ketika akan di bawa ke Mapolres 6 PL di tempatkan dalam satu regu yang jelas berbeda mobil ?? dan yang lebih mirisnya lagi menurut keterangan 6 PL salah satu rekannya inisial C di bawa oleh oknum polisi Satnarkoba dengan mobil yang berbeda itupun sempat terekam CCTV, Parah!!.

 

Pemandu lagu inisial T memaparkan bahwa dia beserta rekan-rekannya melihat secara kasap mata, 1 rekannya inisial C di bawa oleh oknum polisi polres Waykanan inisial R.

 

Setelah menyaksikan 1 rekannya di bawa oknum polisi inisial R, ke 6 pemandu lagu sempat di ancam dengan stetmen “Dan pulang dari sini kalian tidak usah banyak omong sama bos kalian dan jangan bilang apa-apa yang terjadi dan jangan bawa-bawa inisial C anggap C tidak ada jangan bahas apapun sama bos kalian,”kata oknum polisi kepada 6 PL lestari karoke.

 

Mendapatkan kabar yang sempat mengejutkan saat dalam perjalanan pulang dari luar kota, owner lestari karoke timbul rasa takut akan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. singkat saja!! setelah tiba di kediamannya owner lestari karoke inisial S segera meluncur ke mapolres Waykanan, sesampainya di Mako dia langsung menyambangi 6 pemandu lagu yang di tahan di salah satu ruangan isolasi Satnarkoba Res Waykanan dan mempertanyakan “kemana si inisial C kok gak ada,” tanya owner.

 

“Di bawa sama oknum satnarkoba inisial R,”jawab salah satu dari 6 PL.

 

Keterangan dari 6 PL dan rekaman CCTV dia, owner lestari karoke terus mencari keberadaanya tak lama di hebohkan kehilangan 1 PL karoke lestari owner mendapatkan informasi yang dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya bahwa 1 PL nya di bawa oknum polisi inisial R ke salah satu hotel yang berada di kecamatan Baradatu.

 

Lebih dari 24 jam Guna memastikan itikat baik berupa pemberitahuan ataupun pengakuan bahwa inisial C berada di tempat yang aman dan dalam keadaan baik-baik saja, tapi dia tidak mendapatkan kabar tersebut.

 

Atas kejadian yang menimpa karyawan / (PL) pemandu lagu, owner LESTARI karoke melaporkan kejadian tersebut ke Bid-Propam Polda Lampung dengan hasil diberikan surat penerimaan surat PENGADUAN PROPAM dengan nomor : SPSP2 / 54 / V / 2025 / Subbagyanduan, pada 16 mei 2025.

 

“Semoga bapak Kapolda dan Kapolri menindak tegas oknum polisinya dan di berikan sangsi yang setara menurut ketentuan hukum kepolisian,”pungkasnya.

 

Sampai dengan berita ini di terbitkan belum ada tanggapan resmi Kapolres Waykanan ataupun dari pihak Bid-Propam Polda Lampung, Asosiasi Keluarga Pers Indonesia beserta lima ribu awak media yang tergabung di AKPERSI akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *