Viral Narasi di Aplikasi Tiktok NH Menuliskan APH Tutup Mata Terkait Peredaran Narkoboy Ditempat Karoke BN Meresahkan Masyarakat, Akpersi OKU Timur Akan Teruskan ke APH, Kanit Res Angkat Bicara

[gspeech]

OKU Timur, Sumsel –Mengejutkan dan menjadi perbincangan hangat di kalangan dunia malam tentunya, beredar narasi di aplikasi tiktok yang sangat jelas di tulis bahwa aparat penegak hukum tutup mata dan telinga terkait peredaran narkoba di tempat hiburan karoke BN yang ada di kecamatan Belitang, kabupaten OKU Timur, Sumsel.

 

Bacaan Lainnya

 

 

Sekrinsut dan Keterangan sumber dari masyarakat terkait aplikasi tiktok ke Akpersi OKU Timur.

 

Di tuliskan secara jelas bahwa akun tiktok tersebut yang membuat narasi dengan nama Narcotic Hunter dengan isi narasi “Mohon kepada Kapolri / Kapolda untuk menindak tegas tempat peredaran narkoba yang merajalela berkedok karoke *BN karoke* yang terletak di Desa Gedung Rejo_Rejo Sari yang meresahkan masyarakat karena banyak yang menimbulkan hal2 yang tidak di inginkan. Tempat tersebut diduga jadi tempat peredaran narkoba yang bebas merajalela dan diduga uang hasil jual narkoba di bagi2 untuk oknum NKB tak dan pernah tersentuh aparat dari Polsek polres tutup mulut tutup mata kami sebagai warga sekitar sangat diresahkan dengan adanya tempat maksiat tersebut,” terang narasi di akun tiktok pemburu cuan NCB.

 

 

Asosiasi Keluarga Pers Indonesia OKU Timur menanggapi serius terkait narasi yang tengah piral di salah satu akun tiktok yang menuliskan dengan narasi terkait adanya peredaran narkoba di tempat hiburan karoke yang ada di Desa Gedung Rejo terkhususnya yang ada di Belitang dengan viewer 6 ratus penonton.

 

 

 

Secara fakta tempat karoke ada banyak di Belitang, bukan hanya ada di Desa Gedung Rejo saja tentunya adanya dugaan-dugaan tersebut perlu pembuktian yang nyata, sebaiknya bila melalui narasi di salah satu akun tersebut sebuah keluhan agar supaya di sampaikan ke pihak yang berwajib dan Asosiasi Keluarga Pers Indonesia OKU Timur akan meneruskan keluhan tersebut.

 

 

“Kami akan teruskan terkait itu dan siap akan berkordinasi dengan aparat penegak hukum tingkat polres, polda dan mabes, tokoh masyarakat dan adat dengan tujuan agar Belitang bebas dari narkoba seperti yang di tuliskan di akun tiktok yang tengah ramai, agar keresahan warga masyarakat Desa Gedung Rejo terbalaskan dengan kondusifnya suatu wilayah tingkat Desa,” tegas Akpersi.

 

 

Saat di konfirmasi oleh portal media ini pada tanggal (27/6/25) sekira pukul 20.00 wib melalui Whatsap pihak Polsek Belitang 1 melalui Kanit Reskrim mengatakan bahwa pihaknya belum melihat akun tiktok yang tengah viral tersebut dan akan meneruskan ke pihak terkait.

 

 

“Kami belum lihat yang lagi viral di tiktok tapi akan kami teruskan ke pihak terkait seperti ke trantif dan Sat-Narkoba, tapi perlu di pelajari dulu lebih dalam,”pungkasnya kepada reporter Garuda Expres.id.

 

 

Sampai dengan pemberitaan ini di terbitkan belum ada konfirmasi secara resmi dari pihak APH polres OKU Timur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *